Bayi Meninggal Tanpa Dibaptis Akan Ke Surga?

Saya terbaca satu artikel berbahasa Inggeris bertajuk “Who is in hell?” dari sebuah laman web Katolik. Setelah membacanya dengan teliti, saya terkejut dengan isi kandungannya yang bertentangan dengan doktrin dan dogma Gereja Roman Katolik. Saya telah menghantar satu e-mel kepada editor@Meaning-of-Life.info pada 25 Februari 2007 tetapi setakat ini saya belum menerima apa-apa balasan. Surat saya yang saya tulis dalam bahasa Inggeris (tetapi belum saya edit sepenuhnya) itu berbunyi:

I read your article http://www.meaning-of-life.info/WhoIsInHell.html and discovered major heretical teachings. You distorted the doctrine of the Catholic religion. You are preaching the heretical doctrine of UNIVERSAL SALVATION and totally rejecting the dogma OUTSIDE THE CHURCH HERE IS NO SALVATION. The Church (Pre-Vatican II) correctly teaches that ERROR HAS NO RIGHT and FREEDOM OF RELIGION is absurd and insanity! When we say that God is merciful, He is always ready to forgive our sins (no matter how serious our sins are) IF WE TRULY REPENT FROM OUR WRONG DOINGS. Remember: DEAD PEOPLE CANNOT REPENT. At this century, those who die as non-Catholics MOST PROBABLY cannot be saved. Surely they have heard of the true Church of Christ i.e. The Roman Catholic Church during their life time on Earth.

We CANNOT say that God’s mercy is greater than His Justice. This is a new teaching never taught by the Church. GOD IS THE ULTIMATE JUSTICE. There is only one way to the TRUE GOD (The Holy Trinity), that is through His Son, Jesus Christ. Remember: There is only ONE TRUTH and that Truth is objective (absolute). There is One Truth but MANY ERRORS. It is heretical to say: ONE RELIGION IS AS GOOD AS ANOTHER.

It is true that Jesus died for EVERYONE but MANY REJECTED HIM! This is a fact. Look around you, many pretended to be GOOD PEOPLE and Good Christians, but in reality, they are gods to themselves! Am I being judgemental?

Judas was given the chance to repent, but HE DID NOT. He killed himself; he committed suicide. Once he committed that terrible sin, he has no way to repent. He could have asked for forgiveness from Jesus, but rejected Jesus even at the moment of his last breath (Ed). As I said: A DEAD PERSON CANNOT SAY: PLEASE FORGIVE ME! Any bad decision made by a person at the last moment of his life is PERMANENT. For your information, we are very sure that the DEVILS ARE DESTINED TO GO TO HELL and they don’t plan to go there alone (emphasized by Ed)! We should not underestimate the Devil.

You must be out of your mind when I read: SINFUL MANKIND WINDING UP IN HEAVEN! This is NEVER a teaching of the Church nor Jesus. To enter Heaven, you must be PURE (SINLESS – free from mortal sins) just like St. Mary the mother of Jesus. The priests are given the power to forgive sins those who truly repent.

You are right when you say: The essential message of Christ was love and forgiveness. But many rejected Christ’s love and forgiveness. Only Jesus, the Son of God offer the TRUE LOVE AND FORGIVENESS. Other religions teach falsehood and lead many to Hell. HELL IS REAL.

I quote your statement: “Our favorite quote from the Bible is “In my Father’s house there are many rooms.” There are some deluxe accommodations for Mother Theresa, and we are sure there is a standard “good” room for a farmer from thirteenth century India who did the best he could with what he knew.” For your information, Mother Teresa preached UNIVERSAL SALVATION and rejected the dogma OUTSIDE THE CHURCH THERE IS NO SALVATION. She openly proclaimed that SHE LOVES ALL RELIGIONS. She even taught that ALL RELIGIONS BELIEVE IN THE SAME GOD – A FALSE DOCTRINE. The simple truth is: There are only Catholics in Heaven.

Lastly, I quote: “Therefore there are no babies or children in hell. THEY ALL GET A FREE PASS DIRECTLY TO HEAVEN.” The first statement is true but the second one is definitly heretical. You rejected the doctrine ‘ORIGINAL SIN’. Unbaptized babies or children DO NOT GO TO HEAVEN. Their souls are still stained with the original sins. According to the traditional doctrine: Unbaptized babies or children will go to LIMBO (not Hell nor Heaven).

A non-Christian Jewish totally rejected Jesus Christ as their Saviour. They can’t be saved. St Mary, St Joseph and St Peter are the first Christians. They are now in Heaven.

In order to save many souls (to bring them to Heaven), we must preach the TRUTH and not LIES because the Devil is the father of lies!

Secara ringkas, laman web tersebut mempromosikan satu ajaran doktrin yang bertentangan dengan doktrin Katolik:

  1. Umat bukan Katolik juga akan diselamatkan walaupun mereka tidak dibaptis dengan air atau ‘baptism of desire’ atau ‘baptism of blood’. Yang penting seseorang itu berusaha atas kebijaksanaan atau kekuatannya sendiri. Kepercayaan kepada Yesus atau iman itu tidak penting. Dengan kata lain, mereka mempromosikan doktrin “Universal Salvation” dan menolak dogma “Outside the Church there is no salvation”
  2. Mereka juga menolak doktrin ‘original sin’ atau dosa asal dan juga menolak ‘limbo’ kerana mereka berkata bahawa bayi yang meninggal tanpa dibaptis akan mendapat laluan percuma ke surga. Bagaimana bayi yang masih dicemari dosa asal boleh memasuki surga, suatu tempat yang sempurna? Sebenarnya, bayi ini akan ditempatkan di limbo iaitu suatu tempat ‘di antara’ surga dan neraka. Ia bukan satu tempat penghukuman dan tidak juga seindah surga tetapi bayi itu masih wujud dalam kebahagiaan walaupun tidak dalam kehadiran Allah.

Para pembaca, surat ini perlu dikemaskini maksudnya agar tidak melanggar mana-mana doktrin dan dogma Katolik dan saya ada membuat sedikit penyuntingan dan ditandai dengan huruf italik. Berikan saya sedikit masa untuk menterjemahkan surat saya itu ke dalam bahasa Melayu.

Soalan pokoknya: “”If God commands us to always forgive our enemies, and to do good to people that do bad to us, why would He do the opposite and send people to hell that do bad to Him?” (Jika Tuhan Allah memerintah kita untuk sentiasa mengampuni musuh-musuh kita, dan perbuat baik mereka yang menjahati kita, kenapa pula Tuhan memperlakukan yang sebaliknya dan menghantar manusia ke neraka yang menjahati Tuhan?)

Apakah jawapan yang benar mengikut ajaran Katolik? Tuhan Allah amat mengasihi setiap manusia ciptaan-Nya sehinggakan Dia merelakan Anak-Nya, Yesus MATI DI KAYU SALIB dengan cara yang amat dahsyat sekali, sebab Tuhan Allah mengetahui bencana yang akan menimpa manusia yang menolak cintakasih-Nya iaitu dikutuk di neraka untuk selamanya. Pemikiran manusia tidak dapat kita samakan dengan pemikiran Allah, sebab itu soalan tadi tidak patut dijawab berdasarkan pemikiran manusia semata-mata! Situasi manusia yang masih hidup di bumi TIDAK SAMA dengan situasi manusia yang telah mati dan dihakimi Allah untuk ditempatkan sama ada di Surga, Purgatori atau Neraka. Umat yang layak memasuki Surga dan bersatu dengan Allah harus memenuhi syarat ‘tidak bercacat cela’ dan ‘bersih tanpa dosa’. Ia kerana Surga adalah tempat tinggal Allah yang sempurna (perfect). Mereka yang mati dengan dosa berat tanpa berkesempatan untuk bertaubat dan mendapat keampunan, tidak dapat dibenarkan memasuki Surga dan tempat yang dikhaskan untuk mereka ialah di neraka, suatu tempat yang amat dahsyat sekali. Manusia yang telah ditempatkan di neraka, tidak dapat keluar dan ‘mengganggu’ mereka yang sudah berada di surga. Di neraka, langsung tidak ada cinta kasih, iman ataupun harapan dan sebaliknya penuh dengan kejahatan dan dipenuhi dengan iblis, syaitan dan manusia kejam.

Atas sebab kedahsyatan neraka inilah, maka Yesus yang penuh dengan cinta kasih, sanggup membayar pampasan dosa-dosa manusia dengan tubuh dan darah-Nya. Inilah cinta-kasih atau belas kasihan Tuhan yang tidak terhingga dan bukannya disalahmengerti sebagai alasan untuk ‘melayakkan’ atau ‘membenarkan’ manusia jahat memasuki surga. Pengampunan tidak datang dengan percuma. Ia harus dipohon semasa di Purgatori atau semasa nyawa dikandung badan. Pengampunan tidak akan diberi kepada umat yang tidak benar-benar bertaubat dan bersesal atas segala kesalahannya.

Atas sifat Tuhan Allah yang Maha Adil maka manusia yang mati akan dihakimi berdasarkan perbuatannya sendiri dan penghakiman Allah itu adalah adil. Setiap manusia bertanggungjawab atas segala perilakunya semasa dia masih hidup di dunia. Segala kebaikan akan menerima ganjaran berdasarlah jumlah baik kebaikannya dan hukuman di neraka juga berdasarkan sejauh mana kejahatan seseorang.

Walaupun Tuhan Allah amat berkuasa dan boleh atas kemahuannya sendiri untuk menyelamatkan SEMUA ORANG tetapi jangan lupa bahawa keselamatan itu TIDAK BOLEH dipaksa kepada mereka yang tidak mengkehendakinya. Saya tidak percaya bahawa majoriti manusia akan selamat (masuk surga) tetapi sekurang-kurangnya 51% daripada semua manusia akan menerima hukuman setimpal di neraka. Percayakah anda?

Deo gratias.


  1. You wrote: Unbaptized babies or children DO NOT GO TO HEAVEN. Their souls are still stained with the original sins. According to the traditional doctrine: Unbaptized babies or children will go to LIMBO (not Hell nor Heaven). But the Vatican commission on limbo wrote the following, Vatican commission: Limbo reflects ‘restrictive view of salvation’

    VATICAN CITY (CNS) — After several years of study, the Vatican’s International Theological Commission said there are good reasons to hope that babies who die without being baptized go to heaven. In a new document, titled “The Hope of Salvation for Infants Who Die Without Being Baptized” and published April 20, the commission said the traditional concept of limbo — as a place where unbaptized infants spend eternity but without communion with God — seemed to reflect an “unduly restrictive view of salvation.” The church continues to teach that, because of original sin, baptism is the ordinary way of salvation for all people and urges parents to baptize infants, the document said. But there is greater theological awareness today that God is merciful and “wants all human beings to be saved,” it said. Grace has priority over sin, and the exclusion of innocent babies from heaven does not seem to reflect Christ’s special love for “the little ones,” it said. “Our conclusion is that the many factors that we have considered … give serious theological and liturgical grounds for hope that unbaptized infants who die will be saved and enjoy the beatific vision,” the document said. How do we reconsile this. I would like to be enlightened.

    Editor: This is just the opinion of the Vatican’s International Theological Commission which is not infallible. Furthermore, the Pope didn’t sign the document. Thus, the doctrine of Limbo still stands as taught by the Sacred Tradition. Take note also that the truth does not change nor will there be any new revelation (or new doctrine/teaching) after the death of St John, the last apostle.

  2. an

    Pembaptisan adalah perlu kerana ia adalah sebagai tanda pertobatan. Bayi tida tau bertobat dan tida tau apa itu dosa jadi bayi tida perlu dibaptis. Tiada bayi di neraka tetapi budak2 banyak di neraka. Once they know about heaven and hell, they have a choice.Orang berdosa yang disalipkan di sebelah TuhanYesus pun tidak sempat dibaptis tapi Tuhan bawa dia ke surga. Dia percaya dan bertobat di saat2 kematiannya. Dia merayu di hadapan Tuhan Yesus. Bayi2 yang digugurkan pun disambut oleh para malaikat dan dibawa ke hadapan Allah. Allah memberikan mereka tubuh yang sempurna. Mereka ditempatkan di satu bahagian di surga. Mereka diajar oleh malaikat tentang Allah dan kerajaan Allah seperti di sekolah. ..Saya adalah kristian lahir baru (born again christian)..ketahuilah wahai saudara saudari bahawa rahsia2 surga mulai diungkapkan di hari2 terakhir ini. Bukalah mata rohani anda, jadilah kristian born again dan jangan jadi seperti pemimpin buta yang memimpin orang2 buta. We are currently at the zero hour. Rapture is imminent!!!

    Respons: Pembaptisan adalah satu Sakramen suci, merupakan tanda Tuhan Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada umat manusia, menghapuskan dosa asal dan semua dosa peribadi (jika orang dewasa). Umat yang sudah dibaptis dikurniakan dengan Rahmat Pengudusan (sanctifying grace) yang memungkinkan manusia masuk ke Surga. Bayi yang dibaptis juga akan menerima anugerah yang sama iaitu dosa asalnya akan terhapus dan membolehkan bayi itu mewarisi Kerajaan Surga jika dia meninggal sebelum mencapai usia matang. Jika tubuh bayi harus diberi susu untuk hidup, begitu juga jiwa bayi harus juga diberi makanan (Sakramen Pembaptisan) untuk hidup. Di luar Gereja (Katolik) tidak ada keselamatan. Oleh itu, kembalikan ke pangkuan Gereja (Katolik) untuk selamat.

    • memang beberapa pengalaman yang ada bayi bayi tersebut harus mendapat bimbingan agar dapat mengenal Tuhan Yesus jadi tidak bisa dibiarkan begitu saja dan dilupakan mereka adalah jiwa jiwa yang tidak mempunyai tubuh dan tetap hidup kesana kemari mencari tempat untuk ”berteduh” sambil menunggu ada orang orang yang mau membantu menyadarkan dia tentang kehidupan ini dan membawa mereka untuk dapat kembali kepada Sang Penciptanya yaitu Tuhan Yesus sendiri. semoga tulisan ini dapat dipakai bahan diskusi bila kurang jelas silahkan tulis lagi kalau perlu saya punya rekaman bagaimana perjalanan jiwa jiwa sesudah raganya rusak

  3. Great post. I was checking continuously this blog and I’m impressed! Extremely helpful info specifically the last part :) I care for such info a lot. I was looking for this certain information for a very long time. Thank you and good luck.




Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s


  • Laman

  • Artikel Terkini

  • Artikel Popular

  • Kategori

  • Sila masukkan alamat e-mel anda untuk melanggan blog ini dan menerima pemberitahuan melalui e-mel apabila ada artikel baru diterbitkan.

    Join 42 other followers


Ikut

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 42 other followers

%d bloggers like this: