Siapakah Roh Kudus?

SIAPAKAH ROH KUDUS?

Saya terpanggil untuk menerbitkan artikel terjemahan tentang Roh Kudus sebagai usaha untuk memberi kefahaman kepada mereka yang keliru dengan aktiviti ‘pencurahan roh kudus’ dan juga ‘bahasa roh’ seperti yang berlaku dalam Gerakan Karismatik di dalam Gereja Roman Katolik.

1 Ketika tiba hari Pentakosta, mereka semua berkumpul di satu tempat. 2 Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti lidah api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. 4 Lalu mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus dan mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan. [Kisah 2:1-4]

Roh Kudus (Holy Ghost) adalah Tuhan ALLAH, Persona Ketiga Tritunggal Allah Mahakudus.

1. Kristus kerapkali mengajar tentang Roh Kudus.
Dengan tegas, Kristus menyuruh para Rasul: “Karena itu, pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” [Mat 28:19].

2. Dalam situasi tertentu, Roh Kudus menjelma dalam bentuk yang nyata. Apabila Kristus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, Roh Kudus menjelma dalam bentuk merpati. Pada hari Pentakosta, Roh Kudus turun seperti angin yang pantas, dan hinggap di atas kepala para Rasul dalam bentuk lidah api.
Tanda-tanda ini merupakan simbolik akan pekerjaan Roh Kudus. Bentuk merpati melambangkan kelembutan Roh Kudus bekerja dalam jiwa kita. Angin yang pantas mewakili proses penguatan kehendak jiwa. Api pula mewakili kesungguhan, semangat dan keterangan akal fikiran.

3. Roh Kudus muncul (proceeds) daripada Bapa dan Anak.
Ini bukan bermakna bahawa Roh Kudus mula wujud beberapa ketika selepas Bapa dan Anak. Roh Kudus muncul daripada Bapa dan Anak dari awal tanpa mengenal waktu. Roh Kudus merupakan antara Bapa dan Anak adalah seperti kehangatan daripada api, wujud dan muncul pada ketika yang sama. Tidak ada api tanpa kehangatan; jika ada api yang kekal, maka wujud juga kehangatan yang kekal. Oleh kerana wujudnya Bapa dan Anak yang kekal, maka wujud juga Roh Kudus yang kekal. Roh Kudus yang kekal merupakan cinta kasih antara Bapa dan Anak, tetapi cinta kasih itu bukan sekadar ‘perasaan’, tetapi Cinta Kasih itu adalah Tuhan Allah, Persona Ketiga Tritunggal Mahakudus.

4. Roh Kudus adalah setara dengan Bapa dan Anak, kerana Dia adalah Allah.
Allah yang benar seperti Bapa dan anak, Roh Kudus adalah kekal, mahatahu, mahakuasa. Persona Ketiga dipanggil Roh Kudus (Holy Spirit), daripada bahasa Latin spiritus, bermaksud ‘nafas’. Dia merupakan nafas yang datangnya daripada Bapa dan Anak. Dalam bahasa Inggeris, kita juga memanggilnya sebagai Holy Ghost (Roh Allah). Nama-nama lain yang merujuk kepada Roh Kudus ialah: Advocate, Paraclete, Consoler, Comforter, Substantial Love, Roh Kebenaran, dll.

Apakah peranan Roh Kudus dalam penyelamatan umat manusia? Roh Kudus tinggal dalam Gereja sebagai sumber kehidupan, menguduskan jiwa-jiwa melalui kurnia/anugerah rahmat.

1. Walaupun semua pekerjaan Allah bergantung kepada ketiga-tiga Persona Allah Tritunggal Mahakudus, kita menghubungkaitkan kerja menguduskan (sanctification) kepada Allah Roh Kudus, kerana Dia merupakan kesatuan cinta kasih antara Bapa dan Anak, pengudusan manusia oleh rahmat menunjukkan cinta kasih yang tidak terhingga.

Tidak tahukah kamu bahwa kamu sekalian adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? [1 Kor 3:16]

2. Selepas penerimaan Sakramen Pembaptisan, kita menerima Roh Kudus ke dalam hati kita dan Dia kekal bersama-sama dengan kita selagi jiwa kita tidak dinodai dengan dosa mortal (berat). Ini merupakan kurnia ‘rahmat yang menguduskan’.
Jadi, kita mengatakan bahawa Roh Allah tinggal di dalam diri kita. Oleh itu, kita haruslah memelihara tubuh badan kita dengan penuh hormat, kerana ia merupakan tempat tinggal Roh Kudus. Roh Kudus diberikan dengan cara yang istimewa semasa Sakramen Penguatan dan juga Imamat.

3. Roh Kudus merupakan sumber kehidupan Gereja. Dia memberi petunjuk, memimpin dan memberikan kekuatan kepada Gereja seperti yang dijanjikan Kristus.

Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan dan jumlahnya bertambah besar oleh pertolongan Roh Kudus. [Kis 9:31]

Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. [Yoh 16:12-13]

Bilakah Roh Kudus buat pertama kalinya tinggal di dalam Gereja secara nyata? Buat pertama kalinya Roh Kudus muncul di dalam Gereja ialah pada hari Ahad Pentekosta, apabila Roh Kudus turun ke atas para Rasul dalam bentuk lidah api.

Selepas Kenaikan Yesus ke Surga, para Rasul bersama-sama dengan Bonda Perawan Maria dan para murid lain, lelaki dan wanita, berjumlah kira-kira 120 orang, berkumpul di Cenacle, bilik tingkat atas di Yerusalem, tempat Perjamuan Akhir diadakan. Di sana mereka berdoa, menanti janji-janji Tuhan Kristus: Lihatlah, Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi. [Luk 24:49]

1. Yesus telah berjanji akan menghantar Roh Kudus kepada para Rasul. Dia berkata semasa Perjamuan Suci: Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. [Yoh 16:7]. Pada hari Pentekosta, sepuluh hari selepas Kenaikan Yesus ke Surga, Roh Kudus turun ke atas para Rasul dan murid-muridnya.
Pada hari Pentekosta, tiga ribu umat dibaptiskan selepas mendengar khutbah Santo Petrus. Ramai yang percaya, kerana para Rasul memiliki Bahasa Roh, iaitu, mereka bercakap dalam SATU BAHASA, tetapi mereka yang pelbagai bangsa mendengar dalam bahasa mereka masing-masing.

2. Kita merayakan kedatangan Roh Kudus sebagai Ahad Pentekosta, sepuluh hari selepas Khamis Kenaikan, lima puluh hari selepas Paska. Pentekosta bermaksud lima puluh.
Selama sembilan hari di Cenacle, para Rasul dan murid-murid menunggu kedatangan Roh Kudus dengan berdoa. Doa selama sembilan hari ini merupakan doa Novena yang pertama di Gereja. “Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus dan saudara-saudara Yesus.” [Kis 1:14]. Sebagai meniru doa novena yang pertama itu, berdoa novena pada hari ini merupakan tradisi sebagai persediaan untuk perayaan besar Gereja. Kita juga mengadakan doa novena untuk permintaan dan kesyukuran.

Untuk berapa lama Roh Kudus akan tinggal di dalam Gereja? Roh Kudus akan tinggal di dalam Gereja sehingga akhir zaman.

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. [Yoh 14:16-17]

1. Roh Kudus senantiasa memerhatikan Gereja, melindunginya daripada dimusnahkan. Pada mulanya, Gereja tersebar luas dengan cepat. Apabila para Rasul telah meninggal dunia, walaupun ditentang hebat, Gereja dikenali di seluruh dunia. Jadi, Gereja telah tersebar ke seluruh bumi.
Justru mereka telah mendengarnya, “Suara pembawa berita sudah sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi” [Rom 10:18]

2. Roh Kudus bersaksi demi Kristus, dan menguatkan para Rasul untuk memberi kesaksian tentang Kristus.
Tuhan berkata: “Jikalau Penolong yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu sejak semula bersama-sama dengan Aku.” [Yoh 15:26,27]. Tetapi kamu akan menerima kuasa bilamana Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi [Kis 1:8]. Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan sukacita, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus. Sebab aku yakin bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. [Kis 5:41, Rom 8:18]

DEO GRATIAS.

About these ads

  1. Maaf mungkin tanggapan saya salah, namun saya meyakini bahwa Allah itu hanya satu, dan Allah yang tiada taranya, mampu berbuat apa saja, Dia mampu menciptakan segala sesuatu yang dapat kita lihat atau yang tidak dapat kita lihat, Dia mampu menciptakan yang hidup dan yang mati, Dia Maha Besar, maha suci, maha berkuasa… Dia adalah sumber dari cinta, dengan segala sesuatu yang dimiliki Tuhan dengan tiada taranya, Adalah Sangat mudah bila Allah ingin merubah bentuknya, dan ketika Allah merubah bentuknya menjadi Manusia, maka Dialah YESUS, oleh karena itu Yesus yang sungguh Allah dan sungguh manusia, mengalami penderitaan sama seperti manusia biasa, Dia bisa sakit, Dia bisa lapar, dia bisa haus, dan dia bisa wafat karena kemanusiaan Nya, ketika Yesus naik kesurga, Tuhan masih ingin membimbing manusia menuju kebahagiaan abadi, dan Ia datang kembali kebumi dalam bentuk Lidah Api, itulah yang kita kenal sebagai Roh Kudus, Jadi Allah Bapa, itu Allah yang esa, Allah Putra adalah Allah yang Esa, dan Allah Roh Kudus adalah Allah yang Esa, dan ketiga oknum ini adalah Allah yang Esa. GBU.




Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 42 other followers

%d bloggers like this: